Mengenal Sikap Wara’ Para Ulama

Ulama adalah penerus Para Nabi yang Mashur dengan ke-Wara'-annya

0
554
wara wal barra

Wara’ adalah sikap berhati-hati dalam melakukan hukum, menghindari barang syubhat dan takut mendekati yang haram. AlFaqih meriwayatkan dengan sanadnya dari Qatadah, ia berkata Abdullah Mutharrif, berkata “terkadang engkau menemukan 2 macam manusia, yaitu yang satu lebih banyk puasa, shalat dan sedekahnya, tetapi yang satu lebih banyak pahalanya (yaitulah yang lebih kuat wara’nya).

AlFaqih meriayatkan dengan sanadnya dari umaroh, ia berkata:” Abdullh bin Rawahah ketika akan berangkat menu perang Muth’ah usul, “ya Rosululloh nasihatilah aku”. Jawabnya, “Engkau akan mendatangi tempat yang masyarakatnya sedikit bersujut, maka perbanyaklah sujud. “tambah lagi ya Rosululloh”, jawabnya “Berdzikirlah kepada Allah Subhanahu wa ta’ala, ia dapat membantu mencapai keinginanmu dan hajatmu, lalu berangkat tetapi kebali lagi dan meminta tambahan”, jawabnya, ”berdzikirlah kepada Allah Subhanahu wa ta’ala, Di Esa dan senang kpada Esa”. Abdullah Ra, berkata Tambahkan Bagiku, jawabnya “ engkau jangan malas dan jangan merasa lemah jka berbuat kesalahan 10 (sepuluh) kali untuk melakukan kebaikan satu kali.

AlFaqih meriwayatkan dengn sanadnya dari Sahabat anas, Rosululloh bersabda, Enam perkara ini aku menjamin masuk surge jika engkau menerimanya, yaitu:

  1. jika engkau berbicara, janganlah berbohong
  2. Jika berjanji janganlah khianat
  3. Jika dipercaya janganlah khianat
  4. peliharalah matamu dari hal-hal yang haram
  5. peliharalah kemaluanmu jagan sampai berbuat haram, zina dan lainnnya.
  6. Peliharalah tangan dan kakimu dari hal haram seperti mencuri, bermain judi, maksiat dan lainnya.

Abu Musa Al’Asy’ari, berkata, setia sesuatu mempunyai bats, sedangkan batas-batas islam itu ada empat, yaitu wara’, tawadhu’, syukur dan sabar.

  1. Wara adalah pokok utama dari segara sesuatu
  2. Tawadhu adalah bebas dari kesombongan
  3. Syukur adalah langkah mencapai surga
  4. Sabar akan menyelamatkan diri dari api neraka

Nabi Muhammad Sholallahu alaihi wassallam, bersabda bahwasanya “seandanya engkau sholat hingga bunguk dan puasa sampai kurus seperti senar, maka semua itu tidak berguna bagimu kecuali disertai wara’.
(Tim IT dan Media AlFurqonTulis).

Summary
Mengenal Sikap Wara para Ulama
Article Name
Mengenal Sikap Wara para Ulama
Description
Wara’ adalah sikap berhati-hati dalam melakukan hukum, menghindari barang syubhat dan takut mendekati yang haram. AlFaqih meriwayatkan dengan sanadnya
Author
Publisher Name
AlfurqonTulis.com
Publisher Logo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here